“My First Online Experience”
Pertama kali saya kenal internet (dunia maya) pada saat masih SMP, yang ketika itu mendapat mata pelajaran komputer. Saat itu saya mulai kenal dengan internet dan juga terkait dengan komputer. Perkenalan itu cukup membuat saya tertarik dengan internet. Karena kata guru komputer saya sewaktu di SMP, di internet itu bisa nyari apa saja. Mulai dari berita, untuk nyari tugas, artikel, video, lagu, dan juga ada isi yang baik dan juga ada yang jelek.
Setelah mendapat pengetahuan tentang internet dan komputer, saya mencoba untuk belajar lebih jauh lagi tentang internet. Pertama, saya minta kepada orang tua saya untuk dibelikan komputer. Ternyata belum di kabulkan. Saya merasa sedikit kecewa dengan belum dibelikannya komputer, tetapi saya tidak ingin juga memberatkan orang tua saya. Beberapa hari setelah kejadian itu, saya mulai teringat perkataan guru komputer saya, bahwa kalau kita ingin bisa internetan (online) bisa pergi ke warnet atau warung internet, walau di rumah juga bisa. Tetapi, kalau internetan di rumah harus pake kabel telepon dan harus daftar dulu. Wah, ini sepertinya tidak mungkin bagi saya.
Kemudian setelah itu, saya mulai beranjak pergi ke warnet dan tidak lupa mengajak teman saya yang sedikit bisa internetan. Onlineku pertama kali dengan temanku di warnet. Saat itu saya mulai belajar pertama kali mencoba membuka situs alamat internet. Yang pertama kali saya buka adalah situs untuk membuat email alias Yahoo! dan itu juga saya dan teman saya membuat email pertama kali.
Karena keingintahuan saya akan pengetahuan tentang internet, maka esok harinya saya dan teman saya menjelajahi dunia maya atau yang sering disebut browsing. Setelah saya dan teman saya paham, baru hari berikutnya saya sendiri untuk menjelajah dunia maya.
Dan akhirnya saya memberanikan seorang diri untuk pergi ke warnet sendirian. Dengan berbekal pengetahuan yang saya peroleh dari teman saya dan dari hasil ngorek-ngorek di internet, waktu itu yang saya lakukan adalah browsing, cek e-mail dan kirim email, sampai-sampai sering lupa waktu karena keasikan browsing.
Dan sejak saat itu pula saya sering pergi ke warnet untuk online. Diantara aktivitas saya online, yang paling saya suka adalah browsing cari-cari informasi di dunia maya. Waktu itu belum ada situs pertemanan seperti friendster dan facebook.
Seiring dengan berjalannya waktu aktivitas browsing pun mulai surut dan tertarik untuk chatting dengan orang lain (waktu itu blog belum terkenal). Cara chatting ini pertama kali saya mendapatnya dari hasil ngorek-ngorek di internet.
Detik demi detik, menit demi menit, hari berhanti hari, dan bulan berganti bulan, saya sudah sangat kegatihan dengan internet. Kapanpun dan dimanapun harus online. Ketika ada waktu luang, saya online. Dengan seringnya saya online, membuat prestasi sekolahku menurun. Orang tua sedikit marah dengan tingkat online di internet begitu tinggi. Sampai-sampai waktu itu, saya sampai lupa makan. Dengan kejadian itu, orang tua saya menasehati agar menimalisir online saya di internet dan akhirnya saya putuskan untuk mengurangi online saya di internet.
Sekarang ini, internet telah menjadi kebutuhan bagi siapa saja dan kita bisa mengambil hal yang positifnya, apabila kita sedang online di internet. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa internet itu mempunyai banyak manfaat, baik itu positif maupun negatif. Namun semuanya itu kembali lagi kepada kita sebagai user (pengguna). Oleh karena itu, kita harus mencari informasi yang bermanfaat yang ditawarkan oleh internet, sekaligus menjahui informasi-informas yang negatif dari internet.
Terimakasih internet, kamu telah mengajarkanku banyak hal. Terimakasih telah memberikan informasi yang bermanfaat. Terimakasih telah mewarnai hari-hariku dengan informasi dari internet. Semoga internet menjadi salah satu solusi menambah pengetahuan dan wawasan manusia.
